Alat-alat kontruksi merupakan aspek yang paling utama dalam setiap pembangunan. Setiap alat memiliki fungsi dan manfaat tersendiri dalam setiap proses pekerjaan kontruksi. Dalam kegiatan kontruksi berskala besar seperti pembuatan aspal, pembangunan gedung, dan pembangunan flyover membutuhkan alat-alat kontruksi khusus seperti vibrator beton yang dijual dipasaran, alat ini merupakan suatu alat kontruksi yang sering digunakan dalam proses pembuatan beton saat, tepatnya saat adonan sedang ditungakan kedalam bekisting yang merupakan alat cetakan pembentukan beton. Sistem kerjanya yaitu melakukan getaran dan gerakan sehingga dapat mengeluarkan udara dan angin yang ada pada lapisan adonan beton, hal ini diperlukan guna meminimalisir lobang dan rongga pada beton yang akan merusak kualitasnya.

Vibrator Beton

Pembangunan dan pekerjaan kontruksi akan sangat terbantu dengan adanya alat-alat yang canggih, maka tak heran jika alat-alat kontruksi dibanderol dengan harga yang relatif tinggi, seperti yang kita ketahui bahwa setiap alat kontruksi tidak hanya terdiri dari satu alat, namun terdapat beberapa alat sebagai pelengkapnya. Contohnya pada alat vibrator pembuatan beton, alat ini terdiri dari mesin inti, dan alat penggetar yang disebut vibrator exen, dimana biasanya masing-masing alat terjual dengan harga terpisah. Maka dari itu beberapa orang lebih memilih untuk menyewa daripada membeli. Mengingat harganya yang mahal, maka perawatan dan kebersihan alat-alat kontruksi benar-benar harus diperhatikan agar kualitasnya selalu terjaga.

5 Tips Merawat Vibrator Beton

Untuk menjaga kualitas vibrator beton, berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan dengan sangat mudah, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Melakukan Pengecekan dan Service Alat Secara Berkala

Demi menjaga kualitas mesin sebaiknya kita harus melakukan pengecekan secara teliti dan terjadwal. Pengecekan dilakukan pada mesin inti, selang, filter udara, serta alat penggetar, hal ini guna memastikan mesin dalam kondisi yang baik dan tidak ada kerusakan, sehingga pada saat digunakan mesin dapat bekerja dengan maksimal. Bila terjadi kerusakan sebaiknya kita harus membawanya pada penyedia jasa service alat kontruksi, hal ini merupakan solusi yang tepat agar mesin dapat kembali normal.

2. Pastikan untuk Selalu Menutup Kepala Mesin

Kepala mesin merupakan bagian inti dimana sangat rentan adanya kerusakan, untuk mencegah hal tersebut sebaiknya pada saat digunakan tutup bagian kepala mesin dengan casing dan pastikan untuk terkunci rapat agar tidak terkena air. air yang masuk akan membuat mesin menjadi rusak.

3. Lakukan Perawatan Pada Selang Mesin

Selang merupakan salah satu bagian yang penting dan berfungsi sebagai saluran pada bagian penggetar, untuk mencegah adanya kerusakan pada bagian ini sebaiknya lakukan pembersihkan pada setiap kali alat selesai digunakan, dan jangan lupa untuk mengoleskan sedikit pelumas, hal ini dilakukan demi menjaga kualitas selang agar selalu dalam kondisi lentur dan bersih. Dalam penyimpanannya jangan sesekali menggulung selang hingga menekuk, bila terjadi akan menyebabkan poros didalam selang menjadi rusak.

4. Letakan Alat Ditempat yang Bersih

Setiap alat kontruksi harus diletakan ditempat yang bersih dengan suhu yang normal, hindarkan alat pada tempat-tempat yang kotor, berdebu, dan lembab. Hal ini ditakutkan akan mengurangi kualitas mesin akibat tersumbat oleh kotoran atau debu yang masuk kedalam mesin.

5. Tutup Alat Dengan Kain Pembungkus Saat Tidak Digunakan

Selain menyimpan pada ruangan yang bersih, hal lain yang penting adalah memastikan alat selalu terbungkus oleh penutup berupa kain dan sejenisnya pada saat tidak sedang digunakan. Dengan menutupi mesin akan meminimalisir kotoran dan debu yang masuk dan menempel pada mesin.